Rabu, 13 November 2013

Investasi di Pasar Finansial Masih Kecil

Otoritas Jasa Keuangan menyatakan investasi masyarakat di pasar finansial Indonesia masih kecil. Meskipun demikian, industri ini memberi ruang yang sangat besar untuk berkembang.

Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal II Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Noor Rachman mengatakan, saat ini jumlah investor reksa dana di Indonesia baru mencapai 300.000. Adapun investor pasar modal mencapai 370.000.

Jumlah ini, menurutnya, masih sangat kecil jika dibandingkan jumlah penduduk Indonesia yang hampir menembus angka 250 juta orang.

"Saat ini penanaman modal kita masih cukup kecil, tapi merupakan ruangan yang sangat besar untuk perkembangan pasar modal," kata Noor dalam peluncuran PT Maybank GMT Asset Management di Jakarta, Kamis (7/11/2013).

Lebih lanjut, ia mengaku menyambut baik atas diluncurkannya PT Maybank GMT Asset Management yang baru saja diakuisisi oleh Maybank. Ia berharap dengan diluncurkannya perusahaan aset manajemen tersebut dapat memberi angin segar bagi pasar modal Indonesia.

"Kami mengucapkan selamat datang kepada Maybank di pasar modal Indonesia. Ini diharapkan dapat lebih menggairahkan pasar modal Indonesia," kata Noor.

Masuknya Maybank melalui PT Maybank GMT Asset Management, lanjutnya, diharapkan dapat membawa pengaruh positif terhadap industri. Ia berharap perseroan dapat membawa teknologi dan ilmu untuk kemajuan pasar modal Indonesia.

Analisa:
Investasi di pasar financial di Indonesia termasuk rendah dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia yang hamper mancapai 250 juta orang. Padahal investasi dibidang finance memberikan ruang yang besar untuk mengalami kemajuan. Rakyat Indonesia yang memiliki dana lebih seharusnya menanamkan modalnya di pasar modal atau finance agar Indonesia dapat berkembang dalam sektor pasar modal.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar